28 December 2010

Upload foto dan video dengan Flickr Uploadr


Flickr merupakan sebuah situs yang disediakan Yahoo! Untuk menyimpan atau berbagi foto dan video. Jika anda adalah penggunanya, anda pasti merasa kalau proses upload foto/video ke situs tersebut lama dan berbelit-belit. Bagaimana jika anda ingin mengupload foto/video anda yang banyak, dalam satu proses sekaligus secara mudah, cepat, dan tentunya praktis ? Gunakan Flickr Uploadr !  

1.   Download Flickr Uploadr, Install seperti biasa. 

2.      Jika anda Sudah mempunyai account Flickr, anda bisa langsung ke nomor 3. Jika belum daftarkan diri anda di Flickr.

3.  

 

Buka Flickr Uploadr, Klik Sign In. Pada Dialog Box yang muncul, klik OK. Jendela browser akan terbuka Dengan alamat Login Flickr. Login dengan account anda.

4.

Flickr akan memastikan apakah anda Log in dari Flickr Uploadr atau bukan. Klik tombol “Berikutnya” yang ada di sebelah kanan. Jendela berikutnya akan muncul klik “OK, Saya akan memberinya otorisasi”. Jendela berikutnya akan muncul memberitahukan bahwa anda telah berhasil menghubungkan Flickr dengan Flickr Uploadr. Tutup Jendela ini.

5.

Kembali ke Aplikasi Flickr Uploadr, Klik “Ready”. Sekarang anda sudah terhubung dengan Flickr melalui Flickr Uploadr.

6.

Pastikan User Name anda sudah tertera pada Flickr Uploadr. Anda dapat mulai menambahkan foto/video dengan klik tombol “Add”. Pilih Foto/Video yang akan anda Upload. Anda Bisa memilih banyak foto sekaligus (Batch).

7.

Anda dapat meng-edit metadata foto anda sebelum di upload. Klik salah satu foto/video, lalu tuliskan keterangan foto/video anda di panel sebelah kanan.

-     Title : Nama foto yang akan muncul pada halaman Flickr Anda (Bukan nama FILE foto !).

-         Description : Keterangan Singkat mengenai foto anda.

-     Tags : Label pada foto anda. Tags dapat mempermudah anda dalam mengorganisir kumpulan foto anda menurut kelompok-kelompok ( contoh : Liburan, Pas Foto, Dokumen, Wallpaper, dll..).

-         Safety level : Tingkat keamanan foto anda dalam server Flickr.

-         Who can see this photo? : Mengatur apakah foto anda dapat dilihat semua orang, keluarga, teman, atau hanya anda sendiri.

-         Hide from public site areas? : Mengatur apakah foto anda dapat terlihat di tempat publik (situs, blog atau Jejaring sosial lain).

-         Content type : Jenis File anda (foto, video, ilustrasi, dll…).

-         Add to sets : Tambahkan ke album anda. Untuk membuat album baru klik “Create a set”

 

8.


Setelah semua siap, klik “Upload”. (1) Pada panel ini, anda dapat mengetahui berapa persen proses upload yang sedang berlangsung. (2) Foto yang sudah di-upload akan diberi tanda centang hijau. (3) Untuk membatalkan proses upload klik “cancel”. 

9.


Setelah Upload selesai, sebuah Dialog Box akan muncul. Klik Go to Flickr untuk melihat foto anda, atau “stay here” untuk tetap di jendela Flickr Uploadr.


10.      Foto anda sudah selesai di-upload di Flickr.


27 December 2010

Memberi warna pada foto hitam putih


Anda punya foto lama yang berwarna hitam putih? Anda mungkin ingin menjadikannya berwarna agar dapat seragam dengan koleksi foto anda yang lain. Tapi apakah bisa? Tenang, Photoshop dapat membantu anda melakukannya.
                                                                                                
1.   Buka foto hitam putih
 
Jika anda tidak punya foto hitam putih, tapi anda tetap ingin mengikuti tutorial ini, anda dapat mengubah foto berwarna and menjadi hitam putih. Caranya, Seleksi semua area gambar ( [Ctrl] + A ), Lalu klik  Image > Mode > Grayscale. Simpan foto anda. Buka lagi dengan photo shop, lalu klik Image > Mode > RGB color.  Atau anda bisa mengikuti tutorial sebelumnya : membuat efek foto kuno

2.   Mulai memberi warna
Pertama, seleksi bagian yang akan dijadikan berwarna (dalam contoh adalah baju). Disinilah teknik seleksi dengan Path akan sangat berguna, karena anda ingin menyeleksi area dengan bentuk yang sulit, sedangkan foto anda tidak memiliki intensitas kontras warna yang tinggi.
   
Untuk mewarnai bagian yang telah diseleksi, klik Image > Adjustment > Color Balance. Geser Slider Red/Cyan, Magenta/Green, dan Yellow/Blue sesuai keinginan anda. Dalam contoh saya ingin memberi warna baju dengan warna biru, tetapi saya ingin sedikit memberi kesan kuning hangat akibat sinar matahari. Maka saya memberi nilai color level -21, +7, +50 pada Tone Balance Midtones. -4, +5, +21 pada Tone Balance Highlights, dan -16, 0, 0 Pada Tone Balance Shadows.
3.   Menambah kesan berwarna
 
Apabila langkah di atas masih belum dapat memberi warna yang cukup kuat untuk foto anda, anda dapat mengubah nilai Hue/Saturation. Caranya, klik Image > Adjustment > Hue/Saturation. Hue adalah tingkat kombinasi antara warna-warna RGB, anda dapat melihatnya pada kotak berwarna di bagian bawah jika anda menggeser slider Hue.Saturation adalah tingkat kekuatan warna-warna pada gambar. Semakin sedikit nilainya, warna foto anda akan semakin mendekati hitam putih. Sedangkan Lightness adalah tingkat terangnya suatu warna terhadap cahaya berwarna putih. Dalam contoh, saya memberi nilai Hue/Saturation/Lightness sebesar +4, +60, +7.
4.   Warnai bagian kulit
 
Keluar dari seleksi baju ( [Ctrl] + D ), lalu seleksi bagian kulit ( calam contoh kepala). Gunakan Color Balance lagi. Untuk kulit, nilai Color Level yang sesuai adalah +60, +5, -17 pada Tone Balance Midtones. Atau anda dapat mencoba kombinasi lain yang lebih sesuai.
5.   Sentuhan akhir
 
Ulangi langkah-langkah di atas sampai semua bagian foto menjadi berwarna. Untuk menambah terang pada bagian-bagian tertentu, Gunakan Dodge Tool, sedangkan untuk menggelapkan gunakan Burn Tool.
Hasil Akhir :
Nah, sekarang foto lama anda sudah berwarna dan layak untuk digabung bersama koleksi foto anda yang lain.

26 December 2010

Membuat efek foto kuno


Jika anda pernah pergi ke musium, anda mungkin akan menemukan foto-foto kuno yang umurnya belasan tahun. Walaupun kuno dan umumnya tidak berwarna, namun di balik itu tersimpan makna yang dalam dan mungkin terkesan lebih artistik dari foto biasa. Apabila anda ingin membuatnya, anda mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun. Tapi, dengan Photoshop anda dapat membuatnya dalam beberapa menit!

1. Buka foto

Sebaiknya anda memilih foto yang mempunyai objek yang artistik dan bermakna, misalnya pemandangan, orang yang berpose, kendaraan dll. Tapi walau begitu, anda bebas memilih foto yang anda mau.

 

2. Buat layer baru

Buat layer baru di atas foto asli dengan klik tombol “Create new layer” di Palette Layer. Kemudian beri warna foto ini menggunakan Paint Bucket Tool. Jika anda ingin efek foto kuno di musium, pilih warna abu-abu (#958F8F). Sedangkan untuk efek foto kuno yang tersimpan di lemari pilih warna coklat kayu (#B8973D). Di sini saya memilih coklat kayu :

 

3. Blending mode

Agar warna coklat ini menyatu dengan foto asli, anda harus mengubah blending mode-nya. Caranya, klik menu drop-down yang ada dibawah Palette Layer, lalu pilih “color”.

 

4. Beri Noise

Noise berfungsi agar foto anda tampak lebih kusam. Klik menu Filter > Noise > Add Noise…; Pada Dialog Box yang muncul, berikan nilai "Ammount" sebesar 85,22% , Pilih "Distribution Uniform", dan centang “Monochromatic”.

 

5. Efek cahaya

Terakhir, beri efek cahaya pada foto anda agar lebih realistik. Pertama, klik tanda panah di sebelah kanan Palette Layer, pilih “Flatten Image” untuk menyatukan kedua layer. Lalu klik menu Filter > Render > Lightning Effect. Pada Dialog Box yang muncul, Pilih light type: “Omni” dan  Intensity: 32. Pada kotak warna di samping Intensity, pilih warna coklat kayu tadi (#B8973D). Untuk pengaturan lain : Gloss: 0, Material: 71, Exposure: 0, dan Ambience: 32. Lalu pada Kotak preview di sebelah kiri, letakkan cahaya buatan ini di tempat yang sesuai. Setelah semua beres, klik OK.

 

Hasil Akhir

25 December 2010

Foto di studio tanpa ke studio


Ingin foto bersama teman-teman anda di studio tapi anda tak punya waktu untuk pergi ke sana ? Tenang, anda masih bisa mendapatkan foto yang anda mau, dengan sedikit bantuan dari Photoshop.
                                                                                                                                                                     
1.   Buka foto yang sesuai
Agar hasil yang didapat optimal, anda sebaiknya memilih foto yang background-nya tidak terlalu rumit. Ini agar anda mudah untuk melakukan seleksi. Usahakan foto yang anda pilih adalah foto seluruh tubuh (tidak terpotong), namun walau begitu, anda bebas memilih foto apa saja yang anda mau. 

2.   Seleksi foto
Langkah selanjutnya adalah menyeleksi foto yang telah anda buka. Anda dapat menggunakan Magic Wand atau Magnetic Lasso Tool. Atau
kalau anda sudah mahir menggunakan seleksi dengan path, anda juga bisa memakainya.

3.   Pindahkan ke dokumen baru
 
Buat dokumen baru ( [ Ctrl ] + N ). Sesuaikan ukurannya dengan besar foto anda (termasuk background). Pada bagian “Content” pilih “White” atau “Transparent”. Copy foto anda ( [ Ctrl ] + C ) lalu Paste di dokumen baru ( [ Ctrl ] + V ). Kemudian tutup (Close) foto asli anda.

4.   Rapikan bagian foto
Apabila masih ada bagian background lama pada foto anda. Hilangkan dengan cara seleksi lalu tekan tombol [ Delete ].
5.   Buat Layer baru
 
Buat layer baru di bawah layer foto anda dengan cara klik “Create a new layer”, lalu drag ke bawah Layer foto anda.

6.   Buat tekstur awan
Pastikan anda sudah memilih warna Foreground dan Background yang sesuai. Lalu buat Background-nya. Background sederhana dari sebuah studio foto adalah sebuah tekstur awan. Anda dapat membuatnya dengan klik Filter > Render > Clouds. Jika awan masih kurang sesuai, anda dapat mengulangi langkah ini sampai mendapat tekstur awan yang sempurna.

7.    Buat Lantai Studio

Buatlah lantai untuk menambah kesan nyata. Pertama, Pilih warna Foreground dan Background yang sesuai dengan teksur yang telah anda
buat. Pastikan warna Foreground sedikit lebih gelap dari Background.
 
Kemudian seleksi bagian yang akan dijadikan lantai, lalu buat gradasi  dengan Gradient Tool.

Klik bagian atas seleksi lalu drag (buat garis) ke bagian bawah seleksi sampai terbentuk gradasi yang sesuai.
 
Untuk menambah kesan nyata gunakan Gaussian Blur. Pertama keluar dari seleksi (  [ Ctrl ] + D ). Lalu klik Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur Radius sampai bagian atas lantai menyatu dengan background.

8.   Tambahkan Bayangan
 
Agar semakin realistik,  tambahkan bayangan pada foto anda. Pertama buat layer baru di bawah objek utama. Lalu seleksi bagian yang akan dijadikan bayangan. Beri warna abu-abu gelap. Keluar dari seleksi. Lalu Beri Gaussian Blur dengan radius yang tinggi (sekitar 13).
Sampai di sini anda sudah memiliki foto studio yang  realistik tanpa anda harus pergi ke studio.

Popular Posts